17 Sep 2025 | Dilihat: 205 Kali

6.118 Personel Amankan Unjuk Rasa Pengemudi Ojek Online di Jakarta

noeh21
Ilustrasi Polisi Mengawal Aksi Demo.
      
MajalahDCN.com | Jakarta – Sebanyak 6.118 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan unjuk rasa yang digelar oleh Asosiasi Pengemudi Ojek Online (ojol) di sekitar Kementerian Perhubungan dan Kompleks DPR RI, Rabu (17/9/2025).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari lokasi demonstrasi guna mencegah kemacetan.

“Kami memohon pengertian masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan bersama menjadi prioritas kami,” ujar Susatyo.

Pendekatan persuasif menjadi metode utama pengamanan, tanpa melibatkan penggunaan senjata api. Kepolisian juga mengajak peserta aksi untuk menjaga ketertiban selama unjuk rasa berlangsung.

“Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyampaian aspirasi publik,” tambahnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyatakan bahwa unjuk rasa juga akan diikuti oleh sejumlah mahasiswa. Rencananya, aksi dimulai dari Kementerian Perhubungan kemudian bergerak menuju Gedung DPR RI.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/9), Igun mengimbau warga Jakarta untuk menggunakan moda transportasi alternatif pada hari unjuk rasa. Sebagian besar layanan transportasi online akan mematikan aplikasi secara masif sebagai bentuk solidaritas.

Beberapa tuntutan yang disampaikan dalam unjuk rasa antara lain:
  • Memasukkan RUU transportasi online dalam Prolegnas 2025-2026.
  • Membatasi potongan aplikator maksimal 10 persen.
  • Regulasi tarif pengantaran barang dan makanan.
  • Audit terhadap potongan yang diterapkan aplikator.
  • Penghapusan sistem tarif murah yang merugikan pengemudi.
  • Pengusutan tuntas kasus tewasnya pengemudi ojol, Affan Kurniawan.
  • Pergantian kepemimpinan di Kementerian Perhubungan.
Hingga berita ini diturunkan, aksi berlangsung tertib dan kondusif. (Nuli)
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas