30 Okt 2024 | Dilihat: 211 Kali

Bangun Satu Desa Satu Rumah Tahfiz

noeh21
      
DCN, Jakarta - Sumatera Selatan (Sumsel) masuk nomor dua terbanyak penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Berdasarkan data dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2023, penyalahgunaan narkoba di Sumsel mencapai 1,73 persen dari total penduduk.

Menanggapi isu tersebut, pasangan calon (Paslon) Herman Deru - Cik Ujang berencana akan membangun rumah tahfiz di tiap desa.

"Rumah tahfiz dibangun untuk mencegah penyalahgunaan narkoba," ungkap Deru saat debat di Pilgub Sumsel 2024 di Hotel Novotel Palembang, Senin (28/10/2024) malam. Anak-anak akan diajarkan nilai-nilai agama dan akhlak, tambahnya.
 
"Di rumah tahfiz ini diharapkan menjadi benteng bagi generasi muda dalam menjaga nilai-nilai agama," kata Deru.

Pihaknya juga akan memperketat pengawasan terhadap peredaran narkoba di pelabuhan dan perbatasan.

"Daerah ini memang memiliki potensi sebagai pasar narkoba, dari itu kami akan memperketat pengawasan di pelabuhan dan perbatasan," terang Deru. 

Eddy Santana Putra Paslon nomor urut 2 mempertanyakan pernyataan Herman Deru tentang pembangunan rumah tahfiz di tiap desa sebagai solusi untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba.

"Di Sumsel sudah ada rumah tahfiz, tetapi mengapa kita masih menduduki peringkat kedua penyalahgunaan narkoba terbanyak di Indonesia," tanya Eddy.  
Deru pun menjawab pertanyaan dari Eddy, menurutnya, pendirian rumah tahfiz sebagai langkah yang diambil karena mereka menyadari potensi penyalahgunaan narkoba yang ada.

"Peran orang tua dan tokoh agama sangat penting, dari itu kami ingin membangun rumah tahfiz untuk mencegah penyalahgunaan narkoba," tutup Deru.(*)
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas