29 Ags 2025 | Dilihat: 188 Kali

Presiden Prabowo Melayat ke Rumah Duka Affan Kurniawan

noeh21
Presiden Prabowo Subianto melayat ke rumah duka Affan Kurniawan di Jakarta, Jumat (29/8/2025) malam.
      

MajalahDCN.com | JakartaPresiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, melayat ke rumah duka Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Prabowo tiba pada Jumat (29/8/2025) malam sekitar pukul 21.51 WIB. Mengenakan safari krem dan peci hitam, Prabowo langsung memasuki rumah duka di kawasan Dukuh Atas, Tanah Abang, untuk bertemu keluarga.

Presiden sempat bersalaman dan memeluk beberapa anggota keluarga Affan sebelum akhirnya berpamitan tanpa memberikan keterangan kepada media.

Selain Prabowo, sejumlah pejabat negara juga hadir, di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Respons Prabowo

Sebelumnya, melalui keterangan video yang disampaikan pada Jumat siang, Prabowo menyampaikan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah Indonesia. Ia mengaku sedih dan prihatin atas insiden yang merenggut nyawa Affan, serta menegaskan bahwa peristiwa tersebut harus diusut tuntas.

“Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Prabowo.

Prabowo juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi pihak-pihak yang ingin menciptakan kerusuhan.

Dalam situasi seperti ini saya mengimbau semua masyarakat untuk percaya pada pemerintah. Kami akan berbuat yang terbaik untuk rakyat, semua keluhan akan kami catat dan tindak lanjuti,” ujarnya.

Kasus Rantis Brimob

Affan Kurniawan meninggal dunia usai terlindas rantis Brimob saat kericuhan di kawasan Pejompongan, Kamis (28/8/2025) malam. Insiden itu terekam video amatir dan viral di media sosial. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf dan memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menindaklanjuti kasus tersebut.

Hingga kini, tujuh anggota Brimob dilaporkan telah diperiksa secara etik dan ditempatkan khusus. (Nuli)

Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas