25 Okt 2024 | Dilihat: 543 Kali
Profil Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Kabinet Prabowo-Gibran
DCN, Jakarta - Profil Abdul Mu'ti menjadi sorotan setelah ditunjuk menjadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) oleh Presiden Republik Indonesia 2024-2029 Prabowo Subianto.
Pengumuman anggota Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10/2024).
Abdul Mu'ti lahir di Kudus pada 2 September 1968.
Saat ini dia menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mendampingi Ketua Umum Haedar Nashir pada periode 2022-2027.
Kiprahnya di Muhammadiyah sudah berlangsung sejak 2000.
Jabatan pertama yang ia pegang adalah sebagai Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jateng periode 2000-2002. Lalu, memegang jabatan selaku Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah pada 2002-2006.
Kemudian, ia mendapatkan amanah menjadi Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah 2005-2010.
Adapun jabatan sekretaris di PP Muhammadiyah ia lakoni juga pada dua periode sebelumnya (2010-2015 dan 2015-2022).
Abdul adalah seorang akademisi. Ia melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi di Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang pada tahun 1991.
Lalu, ia melanjutkan studi ke School of Education, Flinders University of South Australia, pada 1997; Short Course on Governance and Shariah the University of Birmingham pada 2005; dan kuliah di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 2008.
Ia juga dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Pendidikan Agama Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Pengukuhan guru besar ke-1.050 tersebut dilaksanakan pada 2 September 2020. Bahkan, ia juga menjadi pengajar di sana.
Abdul Mu'ti terkenal mendalami soal pluralisme dan berbagai keilmuan mengenai Islam terkini.
Misalnya pada penelitian atau riset yang ditemukan di Google Scholar, banyak kajian mengenai konvergensi Muslim dan Kristen dalam pendidikan, kekerasan seksual di pesantren, pluralisme dalam pendidikan Muhammadiyah, yang pernah ia bahas.
Karena itu, di kancah internasional ia menjadi bagian dari anggota Dewan Indonesia dan Amerika Serikat pada Agama dan Pluralisme, dan masyarakat eksekutif Konferensi Asia Agama untuk Perdamaian.
Dirangkum dari berbagai sumber, organisasi yang pernah dimasuki Abdul Mu'ti antara lain British Council Advisory Board 2006-2008, Indonesia-United Kingdom Advisory Board (2007-2009), Executive Committee of Asian Conference of Religion for Peace (2010-2015), dan Indonesia-United States Council on Religion and Pluralism (2016-hingga sekarang).
Abdul Mu'ti juga masih menjabat Ketua Umum Indonesia Conference on Religion and Peace (ICRP) untuk periode 2023-2028.(*)