MajalahDCN.com | Jakarta - SMAN 53 Jakarta menggelar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa-siswi kelas X, pada Senin (14/7/2025).
Kegiatan ini menghadirkan Ir. Agung Karang sebagai narasumber utama, seorang tokoh pendidikan dan pegiat anti narkoba yang telah dikenal luas atas kiprahnya di berbagai organisasi.
Ir. Agung Karang saat ini menjabat sebagai Ketua Komite SMAN 53 Jakarta. Selain itu, beliau juga merupakan Ketua Umum Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB), Ketua Indonesia Anti Narkoba (INSANO), serta Wakil Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia. Dengan rekam jejak yang luas dan pengalaman sebagai pembicara nasional, kehadirannya memberikan kesan mendalam bagi para siswa.
Dalam ceramahnya, Ir. Agung mengupas tuntas mengenai bahaya narkoba dari sisi medis, sosial, dan hukum. Berdasarkan materi yang disampaikan, para siswa dikenalkan pada berbagai jenis narkoba seperti stimulan, depresan, dan halusinogen, lengkap dengan efek negatifnya terhadap sistem saraf pusat.
Ditunjukkan pula transformasi fisik para pecandu narkoba melalui dokumentasi nyata, sehingga siswa dapat melihat dampak destruktif dari penyalahgunaan narkotika secara langsung.
“Kita sedang menghadapi perang tanpa bentuk, di mana narkoba menjadi senjata perusak generasi muda. Jangan sampai kalian menjadi korban berikutnya. Masa depan bangsa ini ada di tangan kalian,” ujar Ir. Agung dengan tegas.
Sosialisasi juga menyoroti modus penyelundupan narkoba yang semakin canggih dan beragam. Para siswa diimbau untuk waspada dan tidak mudah terpengaruh ajakan menggunakan narkoba, serta berani melapor bila menemukan penyalahgunaan di lingkungan sekitar.
Dra.Herawati Sihombing M.Pd Kepala sekolah SMAN 53 Jakarta menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Ir. Agung Karang dalam memberikan pencerahan kepada peserta didik.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi pondasi kuat bagi siswa baru untuk membentengi diri dari pengaruh negatif narkoba dan terus fokus meraih prestasi," ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), sekaligus bagian dari kampanye Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) yang digaungkan oleh BNN. (ypa)