14 Jul 2025 | Dilihat: 580 Kali

Ketua Umum GIAN Ajak Seluruh Komponen Bangsa Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

noeh21
      
MajalahDCN.com | Bogor – Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Ketua Umum Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN), R. Guntur Eko Widodo, mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya laten narkoba.

Menurut Guntur, kelompok usia milenial, yakni rentang usia 15 hingga 35 tahun, merupakan kelompok paling rentan terhadap penyalahgunaan narkoba. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas tingginya angka penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, yang notabene adalah harapan bangsa di masa depan.

“Kita akan sangat bergantung kepada generasi muda sebagai penerus dalam membangun bangsa. Karena itu, menyelamatkan mereka dari bahaya narkoba harus menjadi perjuangan bersama, tidak hanya oleh GIAN, tetapi juga oleh seluruh lembaga relawan anti narkotika, serta Pemerintah Republik Indonesia dan seluruh elemen masyarakat,” tegas Guntur.

GIAN menilai, penyelamatan generasi muda dari narkoba membutuhkan gerakan masif dan sinergis. Guntur menekankan pentingnya kerja kolektif untuk mengatasi persoalan ini, mengingat dampaknya bisa merusak seluruh lini kehidupan berbangsa dan bernegara.
 


“Mari kita bersama-sama menyelamatkan anak cucu kita dari bahaya narkoba. Narkoba sanggup menghancurkan sendi-sendi kehidupan dan membuat energi bangsa terbuang sia-sia,” ujarnya.

Guntur menambahkan, generasi milenial seharusnya dapat tumbuh sehat, bahagia, produktif, dan bebas dari narkoba. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar masih tinggi. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), sejak 2018 terdapat sekitar 2,29 juta pelajar yang terpapar narkoba, dan jumlah tersebut tidak menunjukkan tren penurunan hingga 2023.

Pemerintah sendiri telah menunjukkan komitmennya melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 Tahun 2020, yang mewajibkan seluruh jajaran pemerintahan, dari pusat hingga daerah, untuk melaksanakan Aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Kita mengapresiasi BNN yang saat ini fokus dalam perang melawan narkoba atau War on Drugs, namun kesuksesan program ini memerlukan dukungan penuh dari semua elemen masyarakat, termasuk instansi pemerintah dan swasta,” kata Guntur.

Ia juga mengutip pernyataan Irjen Anjan Pramuka Putra, Deputi Bidang Pencegahan BNN, yang menyatakan bahwa pandemi Covid-19 turut memengaruhi kondisi psikologis masyarakat, yang berisiko mendorong penyalahgunaan narkoba.

Guntur berpendapat bahwa penanganan narkoba seharusnya dilakukan dengan keseriusan yang sama seperti saat menangani pandemi Covid-19. Mengingat, rata-rata 30 pemuda meninggal setiap hari akibat narkoba.

Ia menjelaskan, terdapat empat faktor utama yang menyebabkan penyalahgunaan narkoba:
  1. Motif ekonomi
  2. Pengaruh lingkungan yang buruk
  3. Lemahnya mental dan spiritual
  4. Celah yang dimanfaatkan jaringan pengedar di tengah kondisi sosial masyarakat

Dalam wawancara tersebut, Guntur yang didampingi oleh Sekretaris Jenderal DPP GIAN, Seraphine Destina Nurani, SE, juga menegaskan bahwa kejahatan narkotika bersifat transnasional, dengan jalur distribusi internasional dan pelaku lintas negara yang saling terhubung.

“Peringatan HANI jangan sekadar seremoni yang menghabiskan anggaran. Ini harus menjadi momentum memperkuat kerja sama lintas negara dalam pemberantasan narkoba,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa GIAN sebagai lembaga relawan akan terus berupaya mengimplementasikan program edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba, khususnya kepada generasi muda yang rentan terpapar.

“Kita harus mendukung negara agar memperbaiki kebijakan dan kinerja dalam pemberantasan narkoba, sehingga lebih efektif,” tambahnya.

Di akhir wawancara, Guntur menyampaikan bahwa GIAN akan terus fokus menjalankan Program Daya Masyarakat (Dayamas) melalui inisiatif “GIAN Masuk Desa” yang telah dicanangkan sejak Milad ke-5 GIAN pada 30 Juni 2022.

“Selamat Hari Anti Narkotika Internasional. Bersama GIAN, pastikan kita menuju masyarakat Indonesia yang sehat, sejahtera, cerdas, dan bersih dari narkoba,” tutup Guntur. (ypa)
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas