26 Ags 2025 | Dilihat: 242 Kali

Komjen Pol Suyudi Ario Seto: Dari Resmob ke Puncak BNN RI

noeh21
Komjen Pol Suyudi Ario Seto Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
      

MajalahDCN.com | Jakarta - Di tengah udara hangat pagi hari di Istana Kepresidenan, Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat tinggi negara. Di antara nama-nama yang dipanggil, satu nama mencuri perhatian: Suyudi Ario Seto.

Pria kelahiran Jakarta ini kini resmi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, lengkap dengan pangkat bintang tiga di pundaknya, Komisaris Jenderal Polisi.

Bagi sebagian masyarakat, nama Suyudi Ario Seto mungkin terdengar baru di level nasional. Namun di dalam tubuh Polri, pria kelahiran 14 Juli 1973 ini bukanlah sosok asing. Ia adalah polisi pekerja keras yang dikenal dengan pendekatan lapangan yang kuat dan segudang pengalaman di bidang reserse.

Membidik Jalur Reserse, Meniti Tangga Karier

Karier Suyudi dimulai sejak ia lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994. Tidak berhenti di situ, ia mengasah diri melalui PTIK tahun 2003 dan Sespimti pada 2018. Bidang reserse menjadi nafas hidupnya.

Dari Kanit Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek, hingga Kasat Reskrim di beberapa wilayah strategis, langkahnya selalu tertanam di jejak penegakan hukum.

Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Kapolresta Bogor Kota, Kapolres Jakarta Pusat, hingga Wakapolda Metro Jaya—salah satu jabatan prestisius di lingkungan Polda.

Dalam dunia yang terus berubah, Suyudi justru konsisten menjaga ketajaman intuisinya sebagai penyidik. Tahun 2020, ia mengisi sejumlah posisi penting di Bareskrim Polri, termasuk di unit siber dan ekonomi khusus. Ketika tantangan digitalisasi kriminal meroket, ia hadir di garda terdepan.

Menjadi Komjen, Mengemban Misi P4GN

Kini, sebagai Kepala BNN RI, Suyudi mengemban misi besar: P4GN—Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika. Sebuah tugas yang bukan hanya soal penindakan, tapi juga menyentuh akar persoalan sosial dan kemanusiaan.

Perang terhadap narkotika bukan hanya soal razia. Ini soal menyelamatkan masa depan bangsa,” ucapnya.

Hidup Sederhana, Hartanya Tak Menggelegar

Menilik harta kekayaannya melalui laporan e-LHKPN tahun 2022, Suyudi tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 9,8 miliar. Tanah dan bangunan menjadi komponen terbesar dari kekayaannya, tersebar di Tangerang, Serang, Majalengka, Jakarta Selatan, hingga Sumbawa.

Untuk kendaraan, ia hanya mencatat dua unit: sebuah motor Yamaha (2018) dan mobil Mini Cooper keluaran 2011. Tidak ada deretan mobil mewah. Tidak pula tercatat hutang satu sen pun.

Pribadi Tenang, Kepemimpinan Tegas

Orang-orang dekatnya menggambarkan Suyudi sebagai sosok tenang, tidak banyak bicara, namun memiliki gaya kepemimpinan yang tegas dan terstruktur. Ia dikenal memimpin dengan keteladanan, bukan hanya instruksi.

Kini, tantangan baru menanti. Di tengah gempuran narkoba yang kian terorganisir dan lintas negara, BNN membutuhkan pemimpin dengan strategi, hati, dan rekam jejak di lapangan. Dan di pundak Komjen Pol Suyudi Ario Seto, harapan itu kini digantungkan.

Tugas BNN bukan hanya menangkap, tapi menyelamatkan. Ini soal masa depan generasi Indonesia,ujar Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Nuli)

Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas