22 Sep 2025 | Dilihat: 268 Kali
Menteri Keuangan Ancam Alihkan Anggaran MBG ke Bansos Beras Jika Penyerapan Lambat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
MajalahDCN.com | Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan menarik dan mengalihkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika penyerapannya oleh Badan Gizi Nasional (BGN) tidak optimal. Anggaran yang tidak terserap berpotensi dialihkan ke program bantuan sosial beras 10 kg untuk masyarakat miskin.
Pernyataan ini disampaikan Purbaya usai rencana patroli peninjauan pelaksanaan MBG di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (19/9/2025).
Ia menekankan pentingnya penyerapan anggaran yang efektif agar tidak membebani keuangan negara.
“Kalau ditemukan masih menganggur, kita bantu secepatnya supaya terpakai. Tapi kalau tidak bisa juga, kita ambil dananya. Daripada menganggur, sementara saya harus bayar bunga utang, saya akan alihkan ke program lain yang lebih siap,” ujarnya.
Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah memperpanjang program bantuan beras 10 kg bagi keluarga kurang mampu.
“Bantuan beras 2x10 kg bisa diperpanjang jika anggaran MBG tidak terserap. Tapi kalau bisa diserap dengan baik, tentu lebih bagus,” tambah Purbaya.
Hingga awal September 2025, realisasi penyerapan anggaran MBG hanya mencapai Rp13,2 triliun atau 18,6 persen dari total pagu sebesar Rp71 triliun, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 22 juta orang. Purbaya menegaskan, penyerapan anggaran yang optimal penting untuk mendukung dampak program terhadap pertumbuhan ekonomi. (Nuli)