29 Ags 2025 | Dilihat: 223 Kali

Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita dan Janjikan Perhatian Khusus untuk Keluarga Affan Kurniawan

noeh21
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam terhadap pengemudi ojek online yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di tengah aksi demo di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.
      

MajalahDCN.com | JakartaPresiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polri dalam kericuhan demonstrasi di kawasan DPR RI, Kamis (28/8/2025) malam.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia mengucapkan turut berdukacita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ujar Prabowo dalam siaran pers video, Jumat (29/8/2025).

Presiden mengaku prihatin dan sedih atas insiden tersebut. Ia menegaskan, pemerintah akan memberikan perhatian khusus kepada keluarga korban.

Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya, dan akan memberi perhatian khusus kepada baik orang tuanya maupun adik-adik dan kakak-kakaknya,” tambahnya.

Usut Tuntas dan Tindakan Tegas

Prabowo menegaskan sudah memerintahkan jajarannya untuk mengusut insiden ini secara transparan. Ia juga memastikan anggota kepolisian yang terbukti bersalah akan diproses hukum tanpa pandang bulu.

“Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan. Petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Seandainya diketemukan berbuat di luar kepatutan, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Imbauan Tenang dan Waspada

Dalam pernyataannya, Prabowo juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia mengingatkan agar aspirasi disampaikan dengan cara yang sah dan damai, serta menolak adanya upaya kelompok tertentu menciptakan kerusuhan.

“Saya mengimbau semua masyarakat untuk tenang, untuk percaya dengan pemerintah yang saya pimpin. Aspirasi yang sah silakan disampaikan. Tapi kita tidak boleh mengizinkan kelompok yang ingin membuat huru-hara, karena itu tidak menguntungkan rakyat maupun bangsa,” ujarnya.

Prabowo menutup pernyataannya dengan menekankan komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia yang kuat, sejahtera, dan mandiri. (Nuli)

Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas