09 Jan 2025 | Dilihat: 858 Kali

Hari ini KPU Tetapkan Melki-Johni Sebagai Gubernur dan Wagub NTT Terpilih

noeh21
      
MajalahDCN.com | Kupang - Sesuai jadwal, pada hari ini, Kamis 9 Januari 2025, KPU NTT menetapkan pasangan Melki Lakalena-Johni Asadoma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Penetapan Melki Lakalena-Johni Asadoma akan berlangsung di Hotel Aston Kupang, pukul 09.00 WITA. 

"Untuk Penetapan Paslon terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih akan dilakukan jam 9 pagi bertempat di hotel Aston Kupang," kata Komisioner KPU NTT, Eli Lomi Rihi.

Ia mengatakan, selain penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur, agenda yang sama juga dilakukan oleh 12 KPU kabupaten/kota lainnya. 

Menurut Eli Lomi Rihi, 12 daerah itu tidak sedang melakukan pengajuan perselisihan hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi atau MK. 

"Sedangkan 10 Kabupaten yang lainnya terkait penetapan Paslon terpilih tentu menunggu putusan MK," kata Eli Lomi Rihi.

Menurut Lomi Rihi, penetapan Paslon terpilih berpedoman pada PKPU nomor 18 tahun 2024 pasal 57 ayat 1 huruf a dan b. 

Pada aturan itu, jika tidak terdapat PHP (Pemilihan Hasil Pilkada) di Mahkamah Konstitusi dan berdasarkan surat keterangan dari MK melalui KPU RI maka paling lambat 3 hari sejak surat diterima dari KPU RI.

KPU Provinsi dan KPU kabupaten/kota sudah dapat menetapkan Paslon terpilih. Dia menyebut, dalam hal Pilgub NTT tidak terdapat sengketa. Sehingga penetapan dapat dilakukan berdasarkan aturan yang ada. 

"Kami sudah terima surat dari KPU RI sehingga kami sudah dapat menetapkan Paslon terpilih, atau paling lambat hari Kamis tanggal 9 Januari 2025," kata Lomi Rihi.

Dalam rapat pleno tingkat provinsi awal Desember 2024 lalu, semua utusan dari tiap paslon menerima hasil pleno dan tidak ingin melanjutkan ke meja sengketa. 

Meski demikian, KPU NTT tetap membuka ruang bagi para paslon jika ada yang keberatan dan ingin mengajukan ke Mahkamah Konstitusi. Waktunya, saat itu dalam kurun waktu tiga hari setelah pleno tingkat provinsi. 

Adapun hasil Pilkada 2024, pasangan Melki Laka Lena dan Johni Asadoma menjadi paslon paling banyak dipilih masyarakat. Totalnya ada 37,33 atau setara 1.004.055 suara dari total DPT hampir 5 juta pemilih.

Sementara dua kandidat lainnya, Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto meraih suara 873.524 atau 32,47 persen. Sedangkan Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu meraih suara 812.353 30,20 persen. 

Pilkada 27 November 2024 di NTT dilaksanakan di 9.877 TPS yang tersebar di 3.442 desa/kelurahan, 315 kecamatan, dan 22 kabupaten/kota. 

Rencananya pelantikan Gubernur dan Wagub akan digelar bulan Maret 2025.

Melki-Jhoni Resmi Daftar di KPU, Didampingi 11 Parpol Pengusung

Pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Melki-Jhoni merupakan paslon pertama yang mendaftarkan diri untuk bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Selasa (27/8/2024).

Sebanyak 11 partai pengusung Melki-Jhoni mendampingi saat pendaftaran di KPU NTT, diantaranya Partai Golkar, Gerindra, PSI, PPP, Perindo, Garuda, Gelora, PAN, Demokrat, PKN, dan Prima.

Ketua Tim Pemenangan Melki-Jhoni, Frans Sarong, mengapresiasi KPU NTT yang menerima pasangan ini.

"Terima Kasih kepada KPU NTT yang memberikan kesempatan untuk mendaftar pertama di KPU," ujar Frans Sarong.

Menurut dia, figur Melki-Jhoni bukanlah sosok baru yang belum dikenal oleh masyarakat NTT. Melki adalah Wakil Ketua Komisi IX DPR RI fraksi Golkar, sedangkan Jhoni merupakan mantan Kapolda NTT.

Perang Bintang di Pilgub NTT

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dipastikan siap untuk memulai berkompetisi memenangkan kursi NTT 01 dan NTT 02. 

Jagoan Koalisi Indonesia Maju Plus atau KIM Plus, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma memastikan akan menjadi yang pertama mendaftar di KPU NTT sebagai pasangan calon kepala daerah di Pilgub NTT 2024. 

Ketua Tim Pemenangan Paket Melki-Johni, Frans Sarong mengungkapkan, paket yang mengusung tagline 'Ayo Bangun NTT' diantar pendukung mulai dari titik kumpul di Gedung DPD 1 Golkar NTT di Jalan Frans Seda menuju Kantor KPU NTT di Jalan Polisi Militer Oebobo, Kota Kupang.

Ketua Panitia Pendaftaran Paket Melki-Johni, Heru Dupe menambahkan, pelepasan pasangan politisi dan purnawirawan jenderal bintang dua polisi itu dilakukan secara adat. Diawali pelepasan dari gedung Golkar dengan tarian adat dari Sikka. Dan disambut pula dengan tarian di KPU

Sementara itu, ribuan pendukung akan mengantar Paket Melki-Johni menggunakan sepeda motor.

Restu Dupe menyebut hal tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada kalangan menengah ke bawah yang lebih dominan menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi.

“Sebelum bergerak ke kantor KPU NTT, rombongan berkumpul di Kantor Golkar NTT. Seluruh partai pendukung dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus akan ikut mendaftar paket Melki-Johni ke KPU,” kata Heru Dupe. (Adapted)
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas